The Wind Of Paradise

Continue reading

Advertisements

Dzikrul Maut

Bismillah..

Seberapa sering sebetulnya kita mengingat mati? Tapi benarkah kita mengingatnya dengan hati?

Sore ini saya buka facebook dan mendapat berita yang cukup mengejutkan. Seorang kakak tingkat di kampus dikabarkan meninggal dunia. Tadinya saya kira saya salah baca, begitu saya buka profilnya, ternyata beliaulah yang meninggal. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, Allohummaghfirlaha, warhamha, wa’afihi, wafu’anha..

YNWA

Bismillah,

Banyak peristiwa terjadi di bulan maret ini, dari yang bahagia hingga yg mengenaskan. Well, Maret dibuka dengan berbagai kesibukan menjelang pernikahan sahabat saya, Ningrum, lalu ditutup dengan sandiwara paripurna. Tapi saya gak mau bahas penutupnya hehe.. males banget.. meski demikian saya mengikuti perkembangan paripurna kemarin, anti demokrasi gak berarti buta terhadap konstitusi negara ini kan?

Anyway, akhir2 ini saya dekat dengan seorang kawan lama sejak sering pulang bareng terus ngobrol di jalan selama mempersiapkan pernikahan Ningrum kemarin. Alhamdulillah, dari pembicaraan2 itu saya beru mengenal pemikirannya. Saat ini beliau sedang berproses memahami hakikat demokrasi. Beliau bilang, “semakin dicari tau tentang demokrasi kok semakin tidak ya?” maksudnya semakin tidak sesuai dengan ajaran Islam, semakin banyak yang mengatakan tidak kepada demokrasi. Dan saya dengar, di tabligh sekolahnya nanti beliau berniat mengadakan kajian “Demokrasi, Haram atau Syirik?” dengan mengundang Ustadz Ihsan Tandjung. Beliau bilang lagi, “ternyata tidak ada pilihan lain selain HARAM atau SYIRIK, tidak ada kehalalan.” Alhamdulillah.. Semoga Alloh istiqomahkan ukht..

Continue reading

New Episode

Bismillah..

Sepertinya tidak mudah buat saya untuk mengembalikan kecintaan saya terhadap dunia tulis menulis. Sejak kemarin saya lebih banyak membaca ketimbang menulis. Pun ketika menghadapi laptop lalu membuka microsoft word. Sama sekali tidak ada keinginan. Entah apa yang terjadi pada diri saya.

Jika ditelusuri, mungkin kemalasan saya itu disebabkan karena saya tidak memiliki cerita yang bisa saya bagi. Saya teringat perkataan kawan saya, “Klu udah cerita di dunia nyata, rasanya sudah tidak ada cerita lagi untuk dunia maya.” Ada benarnya juga, beberapa waktu lalu saya memang memiliki teman bercerita yang sangat ‘klik’ dengan karakter saya, dengan kelebihan dan kekurangan yang ada antara saya dan dia, kami merasa cocok bercerita atau berdiskusi tentang banyak hal. Tapi karena masalah yang ada, semuanya berubah.  Tidak ada yang salah, tidak ada yang harus meminta maaf. Tapi mengubah kebiasaan menjadi suatu hal yang tidak biasa bukanlah hal mudah. Semoga terbiasa tidak biasa ^_^

Continue reading

… (apa ya judulnya yg pas?)

wow…

bingung pake wordpress, banyak banget perubahan setelah sekian bulan gak buka2 wp via pc.. terakhir update blog aja saya bulan januari, itu pun postingnya dari hp, perlu adaptasi lagi nih keknya..

anyway, seiring dengan perubahan wordpress yg jadi lebih ciamik, banyak juga yang berubah di kehidupan saya.. proses2 menuju pendewasan diri selalu berjalan setiap hari, mereguk hikmah dari sekitar tanpa pandang bulu.. alhamdulillah, gak cuma pola pikir saya aja yang berubah, sikap saya terhadap suatu masalah juga sudah lebih baik.. klu dulu bisanya cuma menhaindar, sekarang saya berusaha menghadapi.. ya, masalah2 gw, klu gak gw yang meneyelesaikannya, siapa lagi?

Continue reading

Thank You, Alloh..

Bismillah,

Pada akhirnya saya mulai mengerti tarbiyah yang Alloh berikan. Ternyata mental saya memang lemah. Oleh sebab itu Alloh menguji kekuatannya dengan memberikan tes tak berkesudahan. Alhamdulillah..

Banyak yang berpikir saya adalah orang yang kuat menanggung beban, selalu semangat dengan energi maksimal. Kenyataannya sungguh berkebalikan. Saya sangat mudah menangis, cengeng, jiwa saya rapuh.. Tapi di depan kawan2 saya selalu menutupi kelemahan2 itu, sampai sekarang pun gak banyak yang tahu sosok asli saya. Jika bersama dengan mereka, saya jarang menceritakan masalah saya, entahlah.. Saya gak suka aja klu ada yang tahu beban yang sedang saya hadapi.. Sampai akhirnya saya berada di puncak masalah.. Mulai masalah pribadi, kampus, orangtua, semuanya campur2 pada saat bersamaan.. 2009-2010-2011 merupakan tahun2 yang buruk, 2011 adalah yang terberat buat saya. Tak usahlah saya ceritakan, yang ada nanti malah menutup akun lagi, hehehe..

Continue reading

Now Reading: Mereka Yang Telah Pergi

Bismillah..

Saat ini saya sedang membaca sebuah buku kumpulan biografi yang dahulu pernah dimuat dalam bentuk makalah di majalah Al Mujatama’, Kuwait. Ada 71 tokoh pergerakan Islam kontemporer dari seluruh dunia. Saya tertarik membeli buku ini karena di dalamnya ada beberapa tokoh yang saya kenal namanya, termasuk Dr. Muhammad Natsir. Satu2nya tokoh pergerakan Indonesia yg ada di buku ini.

Sebelumnya buku ini sudah ada di rak buku saya sejak tahun 2010 😀 waktu lagi nyari air zamzam yg dijual di Jakarta (ternyata harganya lumayan) Tapi selama itu belum saya baca sama sekali. Baru malam ini saja dan langsung loncat ke bagian akhir, tokoh dalam daftar nomor 71, Asy Syahid Abdullah Azzam. Saya bener2 ngefans sama beliau. Dr Abdullah Azzam (rhm) adalah tokoh yang menyebabkan saya mencintai Islam. Buku pertama yang saya miliki, Nasihat Lelah Pengemban Dakwah, betul2 menawarkan semangat dengan untaian sejarah rasulullah dan para sahabat. Saya terkesima dan tergerak untuk menjadi lebih baik. Saya bahkan baru membaca sirah setelah dicambuk nasihat2 beliau. Kata2nya begitu lugas, to the point, dan nancep.. Jlebb banget deh.. Dan sejak itu saya berusaha untuk terus membaca karya2nya, memahami perjalanannya, dari Palestina, Yordania, hingga syahid di bumi jihad Afghanistan. Dari beliau pula saya belajar, bahwa kita harus memadukan jihad fisik dan jihad lisan. Yang paling nancep, beliau adalah dosen juga mujahid, pendidikan beliau pun sampai tingkat Doktoral. Saya benar2 tertampar membaca biografinya. Ya Alloh, saya kok rindu ya sama sosok seperti beliau, semoga Alloh menempatkan ia di tempat terbaik.

Continue reading